Tuesday, November 03, 2009

Jenis-Jenis Koneksi Internet

Koneksi internet yang digunakan oleh setiap pengguna tentunya berbeda-beda, sesuai kelebihan dan kekuranganya masing-masing. Kalau kita kelompokan, koneksi internet yang digunakan terdiri dari dua jenis, yaitu koneksi internet dengan menggunakan kabel dan nirkabel ( wireless ).lebih jelasnya anda bisa membaca tentang pengertian internet.

1. Koneksi Internet Kabel

Koneksi internet kabel adalah jenis koneksi yang memanfaatkan media kabel sebagai penghantarnya. Koneksi ini juga beragam, baik dari segi biaya maupun kecepatanya. Berikut ini beberapa jenis koneksi internet yang menggunakan media kabel.

2. Dial-up

Merupakan koneksi internet yang memanfaatkan jalur telpon (telpon rumah), dengan cara menghubungi nomopr telpon khusus agar bisa digunakan untuk berintenetan. Koneksi dial-up memang jauh lebih lambat dibandingkan dengan koneksi internet lainya., kecepatan maksimum yang didapat hanya sekitar 56 Kbps, kecepatan tersebut bahkan bisa lebih parah pada kondisi tertentu, seperti pada siang hari dimana traffic pengguna telpon sedang meningkat, selain itu, biaya koneksinya juga masih relative mahal.

3. ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)

ADSL ( Asymmetric Digital Subscriber Line ) merupakan koneksi internet broadband yang cepat dibandingkan dengan koneksi dial-up,GPRS,Atau CDMA, ADSL/DSL Memiliki kecepatan transfer besar karena menggunakan jalur pita yang lebar.

Teknologi ADSL Memberikan kecepatan transfer data yang berbeda antara proses pengiriman data ( upload ) dan penerimaan data ( download ),untuk meningkatkan keduanya maka digunakan istilah Asymmetric untuk teknologi ini ADSL Mampu mengirimkan data yang besar,yaitu sekitar 1,5 Mbps sampai 8 Mbps untuk downstream (dari sentral ke pelanggan) dan 16 Mbps sampai 640 Kbps untuk arah upstream (dari pelanggan ke sentral).

Internet cabel sebenarnya pada awalnya ditujukan untuk konsumen yang membutuhkan tayangan televise luar negeri yang berkualitas tetapi karena kebutuhan internet juga banyak, maka layanan ini juga menyediakan akses internet.

Teknologi ini bekerja dengan memindahkan sinyal-sinyal radio yang biasa di- broadcast di udara menjadi berbentuk sinyal-sinyal yang dapat dilewatkan didalam bungkusan kabel coaxial.

4. Koneksi Internet Nirkabel (Wireless)

wireless adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Saat ini teknologi wireless berkembang dengan pesat, secara kasat mata dapat dilihat dengan semakin banyaknya pemakaian telepon sellular, selain itu berkembang pula teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.

Wireless LAN menggunakan gelombang elektromagetik (radio dan infra merah) untuk melakukan komunikasi data menyalurkan data dari satu point ke point yang lain tanpa melalui fasilitas fisik. Koneksi ini menggunakan frekuensi tertentu untuk menyalurkan data tersebut, kebanyakan Wireless LAN menggunakan frekuensi 2,4 GHz. Frekuensi inilah yang disebut dengan Industrial, Scientific and Medical Band atau sering disebut ISM Band, seperti telah dijelaskan di atas.

Dalam beberapa produk peralatan ini menggunakan PCMCIA Card dengan kemampuan 11 mbps. Sering terjadi kesalahpahaman di sini. Yang dimaksud dengan 11 mbps di sini adalah kemampuan maksimal Card tersebut untuk melakukan suatu transmisi, bisa dikatakan jumlah maksimal upstream dan downstream alat tersebut. Kemampuan ini tidak selalu dapat berjalan seperti yang disebut 11 mbps tadi, kalau kita hitung paling tidak akan terjadi loss sekitar 50%, jadi alat tersebut mampu mentransmit data 5,5 mbps. Ini bisa dilakukan bila kita menggunakan point-to-point, artinya di kedua sisi menggunakan peralatan yang sama.

Bila sudah melakukan point-to-multipoint, akan terjadi pengurangan yang cukup signifikan, Multipoint disini dapat dianalogikan dengan hub, jadi semakin banyak yang tersambung dengan multipoint tersebut maka akan terjadi penurunan kemampuan transmit data. Dalam suatu alat Multipoint yang menggunakan Wireless LAN 11 mbps atau kadang-kadang disebut Access Point, dapat menampung lebih kurang 32 pengguna perseorangan, tetapi bila yang tersambung adalah suatu jaringan LAN pula, maka akan terjadi penurunan kemampuan paling tidak setengahnya, jadi maksimal suatu Base Transceiver System (BTS) adalah menerima 16 pengguna dari LAN.
Kemampuan ini pun dapat menurun apabila di BTS dilakukan pen'cekek'an bandwidth seperti 128 kbps, maka kemampuan penyaluran data dari BTS itu pun akan berkurang pula.

Read more...

Jenis-Jenis Memory Card

Bagi orang yang mempunyai gadget seperti kamera digital, handphone, PDA, PSP, pasti mengetahui apa yang dinamakan memory card atau kartu memori sebagai piranti untuk meyimpan data pada gadget tersebut. Dinamakan memory card karena bentuknya seperti kartu dengan ukuran lebih besar atau lebih kecil daripada perangko. Saat ini terdapat bermacam-macam jenis memory card. Untuk itu mari kita bahas satu-persatu :








1. Memory Stick

Sony-lah yang pertama kali memperkenalkan media ini dan memproduksinya. Hampir seluruh kamera buatannya menggunakan Memory Stick sebagai media penyimpanannya. Bentuknya sangat kecil dan memiliki proses transfer yang cukup cepat. Sedangkan generasi kedua Memory Stick, adalah Memory Stick Micro dengan kecepatan dan kapasitas yang meningkat dan banyak digunakan pada handphone Sony Ericsson.

2. Multimedia Card (MMC)

Bentuknya seperti perangko dan lebih besar dari Memory Stick, sehingga membutuhkan slot yang berbeda. MMC dapat menyimpan berbagai macam file multimedia, mulai gambar, audio, sampai video. Proses transfernya cukup cepat dan banyak digunakan pula oleh PDA dan handphone generasi lama seperti N-Gage, sedangkan generasi selanjutnya dari MMC adalah RS-DV MMC dengan bentuk yang lebih kecil, kecepatan yang meningkat dan voltase yang rendah sehingga dapat menghemat baterai.

3. SD (Secure Digital) Card

Bentuknya sama dengan MMC jadi tidak memerlukan slot khusus. Semua gadget yang mempunyai slot MMC dapat juga menggunakan SD Card. Kelebihan SD Card adalah adanya fasilitas copyright, yaitu konsep keamanan seperti yang dimiliki pada DVD audio dan terdiri atas beberapa macam yaitu :
- Mini SD (Ukurannya kira-kira setengah ukuran SD Card. Untuk bisa dibaca oleh Card Reader dibutuhkan adapter)
- Micro SD (Ukurannya lebih kecil daripada Mini SD. Banyak digunakan pada handphone sekarang)
- XD Card (Khusus digunakan pada kamera digital bermerk Olympus dan Fuji)

4. Compact Flash Card

Teknologi pembacanya sama dengan PCMCIA Card, sehingga tidak memerlukan tambahanlain untuk membaca data Flash Card pada device ;ain seperti notebook atau PDA. Selain itu, tidak hanya data multimedia saja yang dapat disimpan oleh Flash Card, melainkan data lain seperti text dan sebagainya dan juga terdiri atas : Compact Flash Tipe II (dikembangkan kali pertama oleh SanDisk pada tahun 1994 ini hadir dalam dua tipe, yaitu yang pertama disebutkan memiliki ketebalan 3,3 mm, sedangkan yang kedua ini agak sedikit lebih tebal yaitu 5 mm)

5. Smart Media Card

Besarnya hampir sama dengan Flash Card, dengan ketebalan yang lebih tipis. Kemampuannya tidak sebesar Flash Card, namun Smart Media juga dapat menyimpan berbagai macam bentuk file multimedia.

Untuk dapat membaca memory card di komputer diperlukan Card Reader. Walaupun ada Card Reader yang menyatakan dapat membaca semua jenis memory card, nyatanya tidak semua jenis memory card bisa dibaca tersebut Card Reader. Untuk itu diperlukan yang namanya adapter. Misalnya kita mempunyai Card Reader yang dapat membaca SD Card tapi kita ingin membaca Micro SD, maka Micro SD yang ukurannya terlalu kecil dipasang adapter supaya ukurannya sama dengan SD card sehingga dapat dibaca.

Read more...

Chatting di mIRC

Linkin Park_New Devide

Naruto vs Orochimaru

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP